Vanda Hutagalung: Kembali Melanjutkan Kemesraan ke Babak-20 Besar dalam Ajang Golden Memories Volume 2 Indosiar

JAKARTA, DNT News – Vanda Hutagalung (Tapanuli Utara) kembali melanjutkan kemesraannya ke Babak-20 Besar Golden Memories Volume 2 Indosiar walau 1 dari 4 Dewan Juri memberinya tanda merah. Joice Panggabean (Pematangsiantar) juga maju ke babak berikutnya dengan hasil maksimal mendapatkan 4 tanda hijau. Sementara Duo Beat Mania (Bandung) mendapatkan 3 tanda merah membuat berhenti langkahnya dan pulang menjadi nostalgia.

Golden Memories Volume 2 mempersembahkan bakat penyanyi khusus usia lanjut dengan lagu nostalgia melalui tembang lawas era 70-90an telah memasuki Babak-30 besar sejak Rabu 06 September 2017. Para peserta telah lolos sebelumnya pada babak awal pagelaran dengan peserta 45 orang.

Babak-30 besar Group IX disiarkan langsung malam ini, Kamis 14 September 2017, dari Studio 5 Indosiar. Vanda Hutagalung dengan lagu “Bunga Mawar” ciptaan A Riyanto. Joice Panggabean dengan lagu “Andaikan Kau Datang Kembali” ciptaan Tony Koeswoyo. Duo Beat Mania dengan lagu “Oh Tak Mungkin” ciptaan Bartje Van Houten.

Pembawa acara terdiri dari Ramzi, Irfan Hakim, Rina Nose, dan Gilang Dirga. Dewan Juri terdiri dari Hetty Koes Endang, Iis Sugianto, Nia Daniati, dan Ikang Fawzi. Sementara Trio Golden terdiri dari Samuel Wattimena, Okki Lukman, dan Harvey Malaihollo.

Vanda Hutagalung dan Rita Butarbutar “Sai Anju Ma Ahu” pada selingan Golden Memories Volume 2, Kamis 14 September 2017, di Studio 5 Indosiar

Pembawaan Vanda Hutagalung malam ini agak berbeda dengan babak awal yang membawanya ke Babak-30 Besar, Minggu 03 September 2017 lalu. Penampilannya kali ini mengundang perdebatan di antara Dewan Juri.

Hetty Koes Endang mengatakan artikulasi Vanda kurang tepat karena ada flat. Menurutnya, harus lebih berani bermain nada tinggi dengan kreo agar lebih grande. “Saat interlood kurang maksimal, irama tango-nya tidak tepat, namun tidak ada fals,” katanya.

Hal yang berbeda dikatakan Nia Daniati. Dia melihat Vanda menyanyikan lagu cukup baik dan tidak melihat kekurangannya. Baginya pembawaan Vanda konstan, bagus, tidak ada fals, cara menyanyi cukup bisa dinikmati penonton, dan gaya panggung semua okey. Nia juga menujukkan ketidaksetujuannya dengan pendapat Hetty Koes Endang. “Hetty adalah Hetty dan Vanda adalah Vanda,” tegasnya.

Sementara dari Trio Golden, Okki Lukman menilai Vanda dari atas sampai ke bawah cantik. Dia malah terang-terangan mengatakan tidak setuju dengan komentar Hetty Koes Endang. “Vanda menyanyikan lagu dengan caranya sendiri dan lagu tadi jadi milik Vanda. Hanya memang tango-nya kurang agak centil,” katanya.

Samuel Wattimena mengatakan penampilan Vanda dengan pakaian kombinasi hitam ungu tua sangat bagus buat postur dan lagunya. Rambut bagus, make-up pun bagus. “Hanya lebih sempurna kalau detail brokat bagian depan pakaian yang dikenakan Vanda memakai detail yang di belakang,” ujarnya memberi masukan.

Pada acara selingan Vanda Hutagalung tampil berduet dengan Rita Butarbutar membawakan lagu “Sai Anju Ma Ahu”. Kita nantikan penampilan Vanda Hutagalung dan Joice Panggabean peserta berdarah Batak pada Babak-20 Besar berikutnya. (Fantoro)

Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 124/September 2017

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel