Yayasan Pencinta Danau Toba: Hakim TUN Jakarta Bacakan Gugatan YPDT, BKPM akan Memberi Jawaban Minggu Depan

JAKARTA, DNT News – Ketua Majelis Hakim membacakan pokok-pokok gugatan YPDT pada Sidang Tata Usaha Negara (TUN), Rabu 11 Agustus 2017, di Pengadilan TUN Jakarta. Hakim Ketua menanyakan apakah ada perubahan terhadap materi gugatan? Tim Litigasi YPDT Robert Paruhum Siahaan SH selaku Kuasa Hukum Penggugat (YPDT) mengatakan tidak ada perubahan.

Selanjutnya Hakim meminta jawaban Tergugat yakni Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), namun Pihak Penggugat yang diwakili Kuasa Hukumnya Mokh Zidny Fadlan SH menyampaikan bahwa belum siap menyampaikan jawaban dengan alasan masih harus berkoordinasi dengan pimpinan BKPM. Selain itu Tergugat juga menyampaikan sambil menunggu kehadiran Tergugat II Intervensi (PT Aquafarm Nusantara) yang baru didaftarkan pada Senin 09 Oktober 2017 lalu.

Atas jawaban tergugat tersebut, Hakim Ketua menyatakan bahwa ini tidak ada hubungannya antara jawaban Tergugat dengan keberadaan Tergugat II Intervensi. Akhirnya Tergugat menjanjikan Jawaban akan disampaikan 1 (satu) minggu lagi.

Majelis Hakim dalam persidangan tersebut dipimpin Wenceslaus SH MH (Hakim Ketua), Oenoen Pratiwi SH MH (Hakim Anggota I), dan M Arief Pratomo SH MH (Hakim Anggota II), serta Pardomuan Silalahi SH (Panitera Pengganti).

Sementara, Tim Litigasi YPDT diwakili Robert Paruhum Siahaan SH (Ketua Tim), Deka Saputra Saragih SH MH (Anggota Tim), dan Antonius Triyogo Whisnu SH (Anggota Tim).

Tim Litigasi YPDT (ka-ki) Robert Paruhum Siahaan SH (Ketua Tim), Deka Saputra Saragih SH MH (Anggota Tim), dan Antonius Triyogo Whisnu SH (Anggota Tim)
Dari ki-ka: Robert Paruhum Siahaan SH, Antonius TW SH, Pdt Marihot Siahaan SH, Deka Saputra Saragih SH MH, Tonggor Maruliasih Siahaan, Dr Ronsen LM Pasaribu MM

Majelis Hakim dengan kesepakatan Pihak Penggugat maupun Tergugat mengenai waktu, akhirnya menunda Sidang dan akan dilanjutkan pada Rabu 18 Oktober 2017 pukul 09.00 WIB dengan ketentuan Pihak Penggugat dan Tergugat tidak dipanggil lagi. Sedangkan Tergugat II Intervensi tidak akan dipanggil lagi, karena untuk persidangan hari itu telah dipanggil.

Sebagai informasi, YPDT mengajukan Gugatan TUN dengan nomor 164/G/2017/PTUN-Jkt di PTUN Jakarta sebagai Penggugat lawan BKPM akibat diterbitkannya Keputusan Kepala BKPM Nomor 874/T/PERIKANAN/2000 tentang Izin Usaha Perikanan, ditetapkan di Jakarta, tanggal 22 Desember 2000, a.n Menteri Kelautan dan Perikanan dan Keputusan Kepala BKPM Nomor 604/T/PERIKANAN/2007 tentang Izin Perluasan, ditetapkan di Jakarta, tanggal 16 Juli 2007, a.n Menteri Kelautan dan Perikanan.

Hal tersebut merupakan obyek sengketa yang digugat YPDT terkait pencabutan izin KJA PT. Aquafarm Nusantara atas dugaan pencemaran air Danau Toba.

Turut menghadiri persidangan di antaranya Dr Ronsen LM Pasaribu (Ketum FBBI/KKA YPDT), Pdt Marihot Siahaan STh (Sekretaris YPDT), Jhohannes Marbun (Sekretaris Eksekutif YPDT), dan Boy Tonggor Siahaan (Staf YPDT). (JM/BTS)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel