Yayasan Pencinta Danau Toba: Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII Sebagai Teladan Generasi Muda di Era Milenial

JAKARTA, NEW.Com – Kita telah kehilangan satu platform dan spirit keteladanan Sisingamangaraja XII (SSM XII). Mengapa kita kehilangan? Mari kita kumpulkan kearifan yang ada sebagai acuan. Kita melihat ada kekuatan SSM XII dari keteladanannya. Supaya tidak ada kekuatan yang kuat itu di Tanah Batak, maka sejarah-sejarah ini dihilangkan. Jadi kalau ditanya milik siapa SSM XII itu? Itu adalah milik kita dan anak cucu kita ke depan.

Hal ini disampaikan Drs Maruap Siahaan MBA, Ketua Umum Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT) pada Diskusi dengan tema “Menggali (Kembali) Nilai-Nilai Kepahlawanan Sisingamangaraja XII” dalam rangka Memperingati Hari Pahlawan, Kamis 08 November 2018, di Sekretariat Yayasan Pencinta Danau Toba (YPDT), Jakarta Timur.

“Mengapa kita perlu kawal Sejarah Sisingamangaraja XII? Karena itu adalah platform kita. Ini perlu kita gali kembali. Konkritnya ada lembaga informal yang perlu kita bangun dimulai dari pikiran. Kita tidak mengambil untuk diri sendiri seperti SSM XII yang membebaskan orang yang tertawan,” katanya.

Topik ini diangkat YPDT untuk menggali kembali nilai-nilai kepahlawanan Patuan Bosar Ompu Pulo Batu, nama kecil dari SSM XII, sebagai bagian dari fokus YPDT melestarikan nilai-nilai budaya Batak (habatakon). Selain itu, Diskusi Kamisan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) 4 yang pada puncaknya diselenggarakan pada tanggal 27-30 Desember 2018 mendatang di Bakara, tempat kelahiran SSM XII.

Para peserta Diskusi Kamisan digelar YPDT dengan tema “Menggali (Kembali) Nilai-Nilai Kepahlawanan Sisingamangaraja XII”

Diskusi yang dipandu oleh Jhohannes Marbun SS MA (Sekretaris Eksekutif YPDT, yang juga Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya-MADYA) ini dimulai dengan menjabarkan beberapa konteks nilai-nilai Kepahlawanan SSM XII sebagai berikut:

Pertama, simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan serta pelenyapan terhadap pengetahuan lokal.

Kedua, sikap semangat patriotisme melawan penjajahan membebaskan Tanah Batak pada khususnya dan Indonesia pada umumnya dari penjajahan. Berperang melawan penjajah Belanda kurang lebih 30 tahun (1877-1907).

Ketiga, pemimpin yang menguasai segala bidang baik agama, kebudayaan, politik, ekonomi, diplomasi, pertahanan, dan keamanan.

Keempat, tokoh pemersatu dengan membangun afiliasi dengan wilayah lainnya (sikap dan tindakan beliau mendapatkan simpati dan empati dari lingkungannya untuk ikut dan ambil bagian dalam perang yang dipimpinnya). Membuat perwakilan Raja SSM XII di setiap wilayah yang berfungsi sebagai pemangku kepentingan kerajaan, termasuk panglima-panglima perang.

Kelima, kejuangan (kegigihan/konstitusi), kebersahajaan/sederhana, berwibawa, dermawan, suka menolong, anti perbudakan dan anti pemasungan, penjunjung nilai kebebasan dan cepat bertindak. Oleh Van der Tuuk SSM XII disebut sebagai ‘Konig aller Bataks’ Raja dari segala orang Batak.


Dari perbincangan Diskusi Kamisan ini, ada usulan untuk membangun kampus digital Pustakalogi Sisingamangaraja XII agar menjadi standar acuan kebenaran sejarah dan nilai-nilai kepahlawanannya dari berbagai aspek yang dapat dijadikan referensi genarasi muda.

Selama hampir 3 jam Diskusi ini berjalan. Para peserta sekaligus sebagai narasumber yang turut hadir antara lain Jerry RH Sirait (Sekretaris Pengawas YPDT), Mardi FN Sinaga (Panitia Pengarah GCDT 4), Susi Rio Panjaitan (Panitia GCDT 4), Tiendy Rose Panjaitan (Panitia GCDT 4), Rio Pangaribuan (Panitia GCDT 4), Robinson Togap Siagian (Penulis Buku Pahlawan Kemerdekaan Nasional Sisingamangaraja XII), Longgap S Pangaribuan (Pemuka Adat Batak, tinggal di Jakarta), Deacy Maria Toba Lumbanraja (pemerhati Danau Toba dan pernah terlibat GCDT), Mula Sinaga (mantan birokrat di Kemendikbud RI bidang Kebudayaan), Judika Malau (Tim Panitia Pembentukan Batak Center), Boy Tonggor Siahaan (Panitia GCDT 4). (HTN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

G+ Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel