Ariroh Rezeki Matanari: Mengembalikan Masalah Alam kepada Alam melalui Pupuk Organik untuk Tanaman Organik

SIDIKALANG, DNT News – Dengan mengembembalikan masalah ALAM kepada ALAM melalui pupuk organik ini, akan menghasilkan tanaman organik pula. Pemupukan dilakukan dengan cara menyemprotkan pupuk dari jarak 10 cm ke lahan pertanian.

Hal ini dikatakan Ariroh Rezeki Matanari, Ketua Bidang Pendidikan Politik dan Hubungan Luar Negeri DPN KERMAHUDATARA (Kerukunan Masyarakat Hukum Adat Nusantara) dalam acara sosialisasi “Cara Bertani Efektif dengan Pupuk Organik”, Jumat 03 Nopember 2017, di Desa Sitinjo, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

“Tinggal menunggu 10 hari ke depan. Mari kita lihat efektifitas dari pupuk organik yang sudah diaplikasikan ini. Sama-sama kita berusaha,” katanya.

Ariroh Rezeki Matanari menyerahkan pupuk organik pengganti pupuk kimia terhadap Kelompok Tani Desa Sitinjo

Disampaikannya, pertanian menggunakan pupuk organik merupakan sistem pertanian yang bertujuan untuk tetap menjaga keselarasan (harmoni) dengan sistem alami. “Sistem ini memanfaatkan dan mengembangkan semaksimal mungkin proses alami dalam pengelolaan usaha tani. Pertanian ini menggunakan pupuk organik melalui teknik P2O,” ujarnya.

Putri Pakpak kelahiran Sidikalang ini melakukan sosialisasi Teknik Bertani P2O bersama dengan Taufiq M (Praktisi Pertanian), Ir Iskandar Sembiring (Praktisi CSR-Corporate Social Responsibility), Agus Ujung (Ketua DPD PAN Dairi), para kader PAN Dairi dan Kelompok Tani “Rezeky” Desa Sitinjo.

Acara sosialisasi diakhiri dengan penyerahan pupuk organik pengganti pupuk kimia kepada Kelompok Tani Desa Sitinjo. (DNC)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel