Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Bersama Forkopimda Pimpin Rapat Penanganan Covid-19 di Taput

TARUTUNG, DNT News – Pesta-pesta adat untuk ditunda dan acara pernikahan hanya berupa pemberkatan saja. Pesta adat bagi yang meninggal hanya satu hari saja. Kita akan mengambil langkah KSO (Kerjasama Operasional) Alat untuk Rumah Sakit Tarutung.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi ketika memimpin rapat penanganan Covid-19 di Tapanuli Utara, Jumat 16 Oktober 2020, di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Tarutung.

Pada rapat tersebut, Bupati bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat SH dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs Indra Simaremare MSi dan Pimpinan OPD terkait.

Pada kesempatan itu, Bupati menegaskan akan mengambil langkah KSO Alat untuk mengatasi sulitnya mendapatkan Alat Diagnostik Laboratorium di Rumah Sakit Tarutung seperti Cartridge SARS-CoV-2, sehingga yang sudah reaktif hasil Rapid Testnya harus menunggu lama. KSO ini akan dituangkan dalam kesepakatan bersama Forkopimda Tapanuli Utara.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi bersama Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat SH dan Forkopimda memimpin rapat penanganan Covid-19 di Tapanuli Utara

Dengan melonjaknya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tapanuli Utara untuk saat ini, hasil kesepakatan rapat bahwa pesta-pesta tidak diijinkan lagi dan bagi yang sudah mendapat ijin hanya diperbolehkan pemberkatan di gereja.

“Untuk acara bagi yang meninggal hanya diijinkan satu hari saja. Bagi yang meninggal dunia dibawa dari luar kota agar langsung dimakamkan. Keputusan ini berlaku hingga ada keputusan baru lagi,” kata Bupati.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020

Selanjutnya Bupati Drs Nikson Nababan MSi menyampaikan bahwa Satpol PP bekerjasama dengan TNI/Polri harus melakukan razia bagi pesta atau kerumunan yang ada di desa-desa. Pos Siskamling Desa, dan kelurahan akan diaktifkan kembali dengan swadaya masyarakat.

“Perayaan Natal yang mengumpulkan massa juga akan ditiadakan. Bagi masyarakat yang telah melakukan Rapid Test dan hasilnya reaktif, maka sebelum keluar Swab untuk melakukan isolasi mandiri. Apabila tidak diindahkan akan diberi sanksi,” ujarnya.

Bagi ASN Tapanuli Utara tidak ada yang bisa tugas ke luar kota tanpa seijin Bupati. Apabila ada yang ke luar kota tanpa ijin Bupati, akan ditindak sesuai aturan yang berlaku. (FAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel