Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Bravo, Selangkah Perjuangan Mendapatkan Alat Swab Test PCR Buahkan Hasil

TARUTUNG, DNT News – Kelengkapan RSUD Tarutung sebagai rumah sakit rujukan untuk COVID-19, termasuk mendapatkan peralatan untuk Swab Test. Hari ini, Jumat 17 April 2020, kita sedikit bernafas lega. RSUD Tarutung telah mendapatkan VTM (Viral Transport Medium).

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi sekaitan RSUD Tarutung telah mendapatkan VTM untuk pengambilan sample guna Swab Test di RSUD Tarutung melalui Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara.

Sebelumnya, pasien yang memiliki gejala yang ditetapkan sebagai PDP diisolasi di Rumah Sakit Tarutung. Dilakukan pemeriksaan Rontgen dan Rapid Test dan apabila positif, akan dipastikan lewat Swab Test PCR sehingga pasien harus dirujuk ke Medan. Untuk test ini diambil sample lendir mulut dan dikirim ke Jakarta lagi dan harus menunggu antrian pemeriksaan sehingga membutuhkan waktu paling cepat 7 hari.

“Tetapi dengan kehadiran alat ini, PDP COVID-19 telah bisa diambil sample lendir di RSUD Tarutung tanpa dirujuk ke Medan. Sample tersebut dikirim Rumah Sakit USU Medan untuk diperiksa dan dalam 2 (dua) hari bisa keluar hasilnya. Ada pemangkasan waktu sebanyak 5-6 hari,” katanya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020

Bupati telah melakukan berbagai hal untuk penanganan PDP COVID-19 di RSUD Tarutung yakni rehab sarana gedung isolasi, penambahan AC 4, penambahan exausfan 2 unit (penyaring udara yang menghisap partikel yang terbang di ruangan sehingga udara di ruangan tetap bersih dan segar), ruangan mawar diperuntukkan untuk kasus ringan dengan 10 (sepuluh) kamar dan membuat ruangan pemantauan dengan menambah CCTV dan AC serta menambah alat Air Purifier sebanyak 2 (dua) unit untuk ruang isolasi.

“Semua upaya yang kita lakukan untuk melindungi masyarakat Tapanuli Utara dari ganasnya virus ini. Semua prosedur dan protokol penanganan PDP COVID-19 ini sudah diatur, bukan untuk kepentingan pemerintah dan negara, tetapi untuk keselamatan masyarakat, kita semua,” ujarnya.


Bupati Drs Nikson Nababan MSi mengungkapkan bahwa segala upaya dilakukan merupakan yang terbaik untuk masyarakat Tapanuli Utara. Semua masyarakat diharuskan untuk mengetahui tentang COVID-19 dan penyebarannya.

“Kita sudah sosialisasikan untuk selalu menggunakan masker setiap keluar rumah, perilaku hidup bersih dengan cuci tangan, dan jaga jarak. Setiap OPD dan PDP harus isolasi dan isolasi mandiri untuk menghindari penyebaran yang sangat cepat itu,” tegasnya.


Selanjutnya, Bupati menyampaikan bahwa usaha tidak pernah membohongi hasil. Untuk itu semua harus berusaha, karena usaha pemerintah akan sia-sia apabila tidak seiring dengan masyarakat.

“Kita harus seirama memerangi virus ini. Jangan saling mencurigai dan berkecil hati, karena virus ini bukan aib. Tetapi ini sudah menjadi bencana nasional. Pemerintah tetap berusaha, masyarakat mengikuti aturan untuk keselamatan kita bersama,” pungkasnya. (TAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel