Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Canangkan Mina Padi dan 187 hektar Pola IP 2 Wujudkan Ketahanan Pangan

TAPANULI UTARA, DNT News – Dalam perwujudan Visi Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Lumbung Pangan dan juga untuk ketahanan pangan, Pemerintah selalu berupaya membuat kebijakan yang dapat dirasakan masyarakat agar semakin sejahtera. Daerah kita yang mayoritas sebagai petani, kita fokus dalam pembangunan sarana infrastruktur jalan, jembatan dan irigasi, termasuk salah satunya melalui mina padi ini sehingga kita dapat panen padi sekaligus panen ikan.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi didampingi beberapa Pimpinan OPD, Camat Tarutung, dan Direktur Perusda Pertanian dalam arahannya ketika mencanangkan Kecamatan Tarutung dengan Mina Padi sekaligus 187 hektar lahan sawah pola Indek Pertanaman padi 2 kali setahun (IP 2), Senin 24 Agustus 2020, di Desa Parbubu Pea, Tarutung.

“Kita harus benar-benar serius memanfaatkan program ini untuk kemajuan Tapanuli Utara dalam mewujudkan Taput sebagai lumbung pangan,” katanya.

Bupati menyampaikan bahwa sebanyak 187 hektar di Kecamatan Tarutung telah melaksanakan IP-2 ini agar tahun depan dapat semakin ditingkatkan sehingga produksi padi meningkat.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi mencanangkan Kecamatan Tarutung dengan Mina Padi pola Indek Pertanaman padi 2 kali setahun
Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi dan lainnya melihat serta memberikan bantuan dan penaburan benih ikan pada lokasi seluas 1 hektar
Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi mencanangkan Mina Padi dengan turun ke sawah melakukan penanaman perdana padi IP-2

“Kita harus balikkan paradigma lama yang mengatakan pekerjaan bertani merupakan pilihan terakhir. Kita harus tunjukkan bertani merupakan sumber ekonomi yang sangat menguntungkan. Kita harus melihat peluang yang menguntungkan,” ujarnya.

Bupati Drs Nikson Nababan MSi menjelaskan beberapa target kedepannya dalam meningkatkan ketahanan pangan dan menghimbau petani tetap menjaga kesuburan tanah dengan pupuk mikroba serta menekankan agar instansi teknis terkait terus melakukan pendampingan terhadap para petani.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020

“Banyak belajar. Amati perkembangan komoditi termasuk harga jualnya. Lakukan adopsi sesuai kondisi lahan. Selanjutnya kita akan bentuk Pasukan Brigade Tanam Mekanisasi yang dikoordinir para Camat sehingga bantuan kepada petani dapat tepat sasaran dengan suatu pola tanam serentak yang tepat. Saya melihat IP 2 ini dapat dilaksanakan pada lahan tadah hujan. Kita sedang mengupayakan agar Tapanuli Utara memiliki Rice Milling dan juga pabrik pengolah pakan ternak sehingga biaya produksinya dapat ditekan,” jelasnya.

Pada akhir arahannya, bupati mengingatkan bahwa bukan hanya pupuk kimia tetapi pupuk alami bisa mengembalikan kesuburan tanah secara alami. Pihaknya tidak akan lelah menghimbau dan menggalakkan ini hingga semua masyarakat menyadari manfaat IP2 dan Mina Padi.


“Kita harus mewujudkan ini. Saya yakin pasti berhasil asal kita mau. Mari bekerja sama dan saling mendukung agar semua cita-cita kita dapat terwujud dengan baik. Dibutuhkan kerjasama yang saling mendukung antara petani dan Pemerintah. Mudah-mudahan Tarutung kembali jaya dalam hal pertanian dan perikanan,” pungkasnya.

Seusai arahan Bupati dan paparan oleh Direkturn Perusda Pertanian Jan Piter Lumbantoruan, selanjutnya Bupati mencanangkan Mina Padi dengan turun ke sawah melakukan penanaman perdana padi IP-2 dan memberikan bantuan serta penaburan benih ikan pada lokasi seluas 1 hektar milik Kelompok Tani Mardame Pea Hasada Desa Parbubu Pea. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel