Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si: Serahkan Remisi Kemerdekaan kepada 157 Warga Binaan Kemasyarakatan Rutan Tarutung

TARUTUNG, DNT News – Sebagai bangsa yang besar dan beradab wajib memberikan perlakuan yang baik terhadap warga binaan. Pemberian remisi kepada warga binaan pemasyarakatan merupakan bagian dari warga negara yang tetap memiliki hak-hak yang mestinya dihormati dan dipenuhi karena warga binaan sebenarnya hanya kehilangan kebebasan, bukan kehilangan hak-hak lainnya.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi mengutip amanat Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly ketika memimpin upacara penyerahan Surat Keputusan Menkumham tentang pemberian remisi kemerdekaan kepada 157 narapidana dalam agenda upacara yang digelar Senin 17 Agustus 2020, di lapangan Rutan Kelas IIB Tarutung.

Bupati Tapanuli Utara bersama Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat SH, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) didampingi Kepala Rutan Henri Damanik, Sekretaris Daerah Indra Simaremare, dan beberapa Pimpinan OPD.

Bupati menyerahkan SK Remisi secara simbolis kepada 3 orang warga binaan pada rutan kelas IIB Tarutung.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi memimpin upacara penyerahan Surat Keputusan Menkumham tentang pemberian remisi kemerdekaan kepada 157 narapidana

Keputusan pemberian remisi kemerdekaan ini dituangkan dalam keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor PAS-923.PK.01.01.02 tahun 2020 yang ditandantangani Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham RI, Reynhard Silitonga.

Dalam kesempatan itu, Bupati selaku inspektur upacara membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI. Dalam arahan Menkumham tersebut menekankan bahwa pemberian remisi bukan hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu, yakni pencapaian yang dilakukan oleh warga binaan selama menjalani pembinaan.


“Pemberian remisi ini juga merupakan apresiasi oleh negara atas pencapaian yang telah dilakukan selama masa pembinaan. Para warga binaan diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan dan menjadi individu yang berdikari serta mandiri,” sebut Bupati.

Seusai pelaksanaan upacara, Bupati Drs Nikson Nababan MSi didampingi Kepala Rutan Henri Damanik menyempatkan diri untuk melihat hasil kerajinan warga binaan berupa ulos tenun hingga pernak-pernik berbahan kayu yang terpajang di sisi lapangan. (TAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel