Deasy Natalina Sitorus: Artis Penyanyi yang Dipercaya Menjadi Master of Ceremony

BEKASI, DNT News – Kita lebih menyenangi peran menjadi seorang penyanyi daripada seorang Master of Ceremony (MC), Karena bagi kita sebagai penyanyi kalau sudah tahu lagunya, bisa berekspresi sendiri. Sementara kalau sebagai MC, kita harus memerankan apa yang orang harapkan.

Hal ini dikatakan artis penyanyi Deasy Natalina Sitorus yang didaulat menjadi salah seorang MC acara PARBI AWARDS 2021 pada Live Streaming YouTube TV PARBI yang disponsori Yayasan Nelson Pandapotan Sitompul (Yayasan NPS), Sabtu 16 Januari 2021 lalu.

“MC bukanlah pekerjaan utamanya kita. Kita adalah artis penyanyi. Hanya di acara PARBI AWARDS 2021, panitia mempercayai dan menugasi kita menjalankan peran sebagai MC,” katanya.

Wanita yang memiliki bakat menyanyi jenis musik pop sejak tahun 1999 ini sempat mengikuti audisi Indonesian Idol di RCTI musim pertama pada tahun 2004. Namun langkahnya terhenti di 50 besar. Ia juga mengikuti ajang Dreamgirls di Global TV dan berhasil melangkah sampai posisi empat besar.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 163/Februari 2021
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 163/Februari 2021

Pada tahun 2014, dibantu Ryan d’Masiv dan Ade Govinda, Deasy berhasil merilis album perdana dengan judul My Music Diary yang meluncurkan tiga hits. Dua di antara hits tersebut dibuat video klip-nya di Australia dan Los Angeles USA.

Deasy Natalina Sitorus memberi alasan kenapa lebih menyukai peran sebagai penyanyi daripada MC karena kalau MC tidak sepenuhnya bisa bebas berkreasi. “Kita harus mengikuti tema acara dan apa kemauan yang punya acara. Beda kalau kita lagi nyanyi, kan ekspresi kita sendiri. Kita tidak perlu tergantung dengan kemauan orang lain,” ujarnya.

Dia mengaku menggeluti profesi sebagai penyanyi secara otodidak dengan tidak pernah sekolah menyanyi atau musik. “Ini talenta diberikan Tuhan yang kita kembangkan. Tentunya punya talenta jika tidak dikembangkan atau dilatih, juga tidak akan menjadi sesuatu,” ucapnya.


Deasy Natalina Sitorus berharap PARBI kedepan bisa semakin berkembang dan bisa menaungi para musisi, seniman, arranger, dan memajukan budaya Batak melalui lagu-lagu Batak. Selain itu PARBI bisa menjadi wadah bersatunya artis Batak Indonesia dan menjadi pioner persatuan musisi atau seniman Batak untuk membawa Batak lebih dikenal lagi dan lebih maju lagi.

“Dengan adanya gebrakan baru PARBI AWARDS ini dapat membuat stimulan para musisi atau seniman Batak untuk lebih kreatif. Karena sekarang zaman era-digital dan salah satu media digital yang dipakai orang untuk mempromosikan karya-karya adalah melalui YouTube. Di YouTube itu, semakin kita kreatif maka semakin banyak konten yang dapat menghasilkan banyak viewers,” urainya.


Pada akhir perbincangan, Deasy Natalina Sitorus secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Penasehat PARBI Nelson P Sitompul SE MM atas segala sumbangsih dan support yang luar biasa memperhatikan PARBI dengan segala sesuatu sumberdaya benar-benar dipersiapkannya.

“Terimakasih kepada Abang Nelson P Sitompul. Semoga Tuhan menambahi rezekinya. Semoga sehat selalu dengan tak pernah bosan untuk menaungi, menasehati, memimpin, serta memberi dukungan materil kepada PARBI. Amin,” pungkasnya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel