Drs. Nikson Nababan, M.Si: Tinjau Aula Rimba Lestari Ternak Lebah Menjadi Kebanggaan dan Kekayaan Tapanuli Utara

SIATAS BARITA, DNT News – Kebanggaan bagi pemimpin memiliki pemuda pelopor yang kreatif dan inovatif. Baru pertama kali saya turun melihat madu Taput. Kepada para pimpinan OPD terkait, saya harapkan segera membantu kendala yang dihadapi di tempat ini. BUMDes tiga desa harus dilakukan. Siapkan anggaran untuk tahun depan.

Hal ini dikatakan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi dalam arahannya ketika meninjau Lapangan Hasil Karya Pemuda Pelopor atas nama Labora Simorangkir berupa “Rimba Lestari Ternak Lebah”, Senin 02 Agustus 2021, di Desa Lobuhole, Kecamatan Siatas Barita.

“Dari keinginan Bapak Simorangkir, mereka mau mensosialisasikan dan mengajari ternak lebah ke beberapa desa. Tentu dilakukan BUMDes. Disiapkan anggarannya untuk tiga desa tahun depan, konsepnya seperti koperasi bersama peternak madu. Saya akan sumbang beberapa kotak untuk ternak madu desa ini,” katanya.

Bupati menyampaikan agar sumur bor diusahakan secepatnya untuk direalisasikan di desa ini. Perbaikan jalan juga akan diusahakan tahun depan bisa terwujud. “Pada intinya kita akan angkat ‘Aula Rimba Lestari Ternak Lebah’ ini menjadi kebanggaan dan kekayaan Tapanuli Utara. Tempat ini harus kita benahi,” ujarnya.

Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi meninjau Lapangan Hasil Karya Pemuda Pelopor atas nama Labora Simorangkir berupa “Rimba Lestari Ternak Lebah

Bupati juga menegaskan agar pengurusan ijin segera diusahakan meliputi ijin kesehatan dan ijin usaha. Diharapkan kepada pemimpin OPD terkait segera membantu. Rancang packaging madunya dibuat dengan kemasan ramah lingkungan.

Pada akhir arahannya, Bupati Drs Nikson Nababan MSi mengatakan bahwa kedatangannya harus berdampak. ‘Rimba Lestari Ternak Lebah’ sudah bisa menjadi lokasi yang sangat nyaman, tenang, dan menjadi contoh buat daerah yang lain.

“Kepada Dinas Pariwisata, kita sudah dapat bantuan untuk Wisata Nenas. Dinas Pariwisata bisa usulkan kembali tempat ini kepada Menteri Pariwisata agar mendapat bantuan untuk tahun depan. Segera surati dalam minggu ini. Apa yang saya sampaikan tolong direalisasikan. Intinya saya datang buat gebrakan di sini,” ujar Bupati mengakhiri.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 169/Agustus 2021
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 169/Agustus 2021

Sementara Bapak Simorangkir orang tua dari Labora Simorangkir menyampaikan bahwa lahan tersebut mulai dibuka tahun 1993 kurang lebih 4 hektar. Dia merupakan seorang pecinta alam. “Apa yang bisa saya tanam dalam alam ini untuk menghidupi keluarga saya dengan anak tujuh orang. Kesabaran adalah hal utama bagi saya untuk usaha ternak madu ini,” katanya.

Disampaikannya, peternakan madu sangat menguntungkan bagi masyarakat Tapanuli Utara. Ternak lebah ini menjadi sangat berpotensi karena kabupaten Tapanuli Utara banyak hutannya. Sifat lebah madu ini adalah sosial. Untuk itu, apabila diberkati dengan ilmu agar dibagi untuk sesama.

“Menjiwai lebah madu sangat bersahabat bagi kita. Harapan saya Taput menjadi Agrowisata Lebah Madu. Dengan beternak lebah madu, ikut menjaga kelestarian hutan. Impian saya Tapanuli Utara menjadi pengusaha lebah madu untuk membantu masyarakat,” ujar Bapak Simorangkir orang tua dari Labora.


Pada kesempatan itu, Labora Simorangkir mengatakan bahwa selaku anak muda sangat bangga kedatangan tamu terhormat seorang Bupati. Di tempat itulah sebagai rumahnya dibesarkan orang tua. Dia mewakili pemuda di desa itu menyampaikan rasa rindu dan belajar bagaimana mencintai alam. Labora sendiri sudah pernah tiga kali pelatihan ternak lebah ke Nias.

Dia menambahkan bahwa pihaknya belajar melestarikan hutan dan menggunakan alam supaya bisa berdampak untuk kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Mereka sangat merindukan tempat itu menjadi Agrowisata. “Saya sempat pesimis, tetapi kehadiran Bapak Bupati saat ini membuat saya percaya diri. Bantuan Bapak akan membuat impian kita menjadi nyata. Saya akan membuat label merek untuk produksi lebah madu ini dengan membawa nama Kabupaten Tapanuli Utara.” ujar Labora Simorangkir mengakhiri. (MAR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel