Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan: Gelar Live Streaming Bertajuk Senandung Humbang Hasundutan

JAKARTA, DNT News – Forum ini terbentuk sebagai rasa keterpanggilan. Terkadang kita harus mengucapkan terimakasih kalau terjadi kezoliman demokrasi yang membuat bersatu putra-putri Humbahas di perantauan. Kita cari nanti pemimpin yang mau memberi hati dan pikirannya di kampung kelahiran kita. Kalau putra Humbahas harus ada pusok-nya dan lahir di Humbahas. Yang seperti ini yang layak jadi pemimpin walaupun tidak dibesarkan di Humbahas.

Hal ini dikatakan Ketua Harian Forum Demokrasi Peduli Humbang Hasundutan (FPDHH) JS Simatupang SH MH dalam wawancara pada Live Streaming YouTube bertajuk “Senandung Humbang Hasundutan” bersama Artis Humbahas & Friends, Jumat 16 Oktober 2020 mulai pukul 13.30 WIB yang disiarkan dari Moratabo Resto, Jakarta Pusat. “Ini suatu talenta budaya di Indonesia di zaman reformasi. Kita siap memberikan siapa yang kelak menjadi pemimpin di Humbahas. Salam Koko. Kedaulatan ada di tangan semua orang tua kami yang ada di Humbahas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga turut diwawancarai dari FPDHH yakni Berry Purba (Ketua Umum), Janwar Lumban Gaol (Penasehat), Herbinto Manullang (Ketua I), dan Sadar Sinaga (tokoh masyarakat asal Humbahas). Mereka bertekad dan bersatu untuk memenangkan Koko (kotak kosong) pada Pilkada Humbahas yang akan digelar Rabu 09 Desember 2020 mendatang.

Acara Senandung Humbang Hasundutan yang dipandu MC Feber Manalu dan Razim Simamora berlangsung dua sesi. Sesi pertama pukul 13.30-18.00 WIB dan sesi kedua pukul 19.00-21.00 WIB. Para artis diiringi pemusik terdiri dari Fernando Manalu, Frengky Hutasoit, dan Ando Sinaga. Mereka menyemangati temannya yang berjuang untuk demokrasi yang mencintai Koko melalui hiburan lagu. Acara dibuka dengan penampilan All Artis mengumandangkan “Aek Sibundong” ciptaan NN.

Trio Koko membawakan lagu “Lao Maho”, “Tung So Hu Loas Ho Marsak”, “Tondi Tondiku Do Ho”, “Soripada Na Burju”, dan lainnya
Sentosa Trio muncul dengan lagu “Sasada Ho”, “Ilu Ni Anak Siangkangan”, “Boasa Ma Sai Marsak Ho”, dan “Holan Tu Ho”
Simatupang Brothers bersama JS Simatupang SH MH Ketua Harian FPDHH mengumandangkan lagu “Patik Palimahon”

Setelah itu tampil Trio Koko membawakan lagu “Lao Maho” ciptaan Lans Hutabarat dan “Tung So Hu Loas Ho Marsak” ciptaan Tigor Gipsy Marpaung. Penampilan kedua tampil dengan lagu “Tondi Tondiku Do Ho” ciptaan Herbet Aruan dan “Soripada Na Burju” ciptaan Sudiarto Tampubolon. Pada penampilan ketiga mereka menyajikan “Unang Parmeammeam” ciptaan Joe Harlen Simanjuntak dan “Anak Na Burju” ciptaan Soaloon Simatupang.

Kemudian Sentosa Trio muncul dengan lagu “Sasada Ho” ciptaan Frans Sitanggang dan “Ilu Ni Anak Siangkangan” ciptaan Anton M Purba. Pada penampilan kedua dengan lagu “Boasa Ma Sai Marsak Ho” ciptaan Rico Hutasoit dan “Holan Tu Ho” ciptaan Abidin Simamora.

Simatupang Brothers tampil dengan lagu “Sapata” ciptaan Dakka Hutagalung dan “Hita Na Dua Gabe Sada” ciptaan Don Kinol Simbolon. Bersama JS Simatupang mereka mengumandangkan “Patik Palimahon” ciptaan Jhosua Hady Rumapea. Pada penampilan kedua Simatupang Brothers muncul dengan lagu “Unang Sai Sungguli” ciptaan Jhon Veri Sitanggang. Pada sesi kedua mereka membawakan lagu “Ro Do Au Sian Luat Na Dao” dan “Huhaholongi Do Ho” ciptaan Tagor Pangaribuan.

ABB Trio menghibur dengan lagu “Jolma Biasa”, “Hermina”, “Boru Panggoaran”, “Lomos Ni Simatua”, dan lainnya
Trio Papatar membawakan lagu “Poda”, “Anak Na Burju”, “Jujung Goarhi Amang”, “Anak Medan”, dan lainnya
Manullang Brothers tampil dengan lagu “Lobi Sampuku Taon”, “Cinta Hian”, “Mangkuling Sese”, “Sherly”, dan lainnya

ABB Trio menghibur dengan lagu “Jolma Biasa” ciptaan Erwin Sihite dan “Hermina” ciptaan Erick Silitonga. Pada penampilam kedua membawakan lagu “Boru Panggoaran” ciptaan Tagor Tampubolon. Pada penampilan ketiga dengan lagu “Lomos Ni Simatua” ciptaan Sudianto Tampubolon SH. Pada sesi kedua mereka mengumandangkan lagu “Tading Nama Ahu” ciptaan Tagor Tampubolon dan “Jembatan Barelang” ciptaan Jontinus Sinaga/Udin P Sihaloho.

Trio Papatar membawakan lagu “Poda” ciptaan Tagor Tampubolon dan “Anak Na Burju” ciptaan Soaloon Simatupang. Pada penampilan kedua dengan lagu “Jujung Goarhi Amang” ciptaan Lopez Sitanggang dan “Anak Medan” ciptaan Freddy Tambunan. Pada sesi kedua mereka muncul dengan lagu “Seandainya Aku Punya Sayap” ciptaan Rinto Harahap dan “Didia Rongkaphi” ciptaan Dakka Hutagalung.

Manullang Brothers dengan lagu “Lobi Sampuku Taon” ciptaan Benny Sinaga dan “Cinta Hian” ciptaan William Naibaho. Penampilan kedua menyanyikan lagu “Mangkuling Sese” ciptaan Posther Sihotang dan “Sherly” ciptaan Jack Marpaung. Pada sesi kedua mereka membawakan lagu “Di Aek Sibulbulon” ciptaan Marco Sitompul dan “Deideng” ciptaan Taralamsyah Saragih.

Feber Manalu mewawancarai Ketua Harian Forum Demokrasi Peduli Humbang Hasundutan (FPDHH) JS Simatupang SH MH
Razim Simamora mewawancarai Ketua Umum Forum Demokrasi Peduli Humbang Hasundutan (FPDHH) Barry Purba
Razim Simamora mewawancarai tokoh masyarakat di Jabodetabek yang berasal dari Humbahas Sadar Sinaga

Sebagai nomor pamungkas tampil Trio Koko membawakan enam lagu berturut-turut layaknya medley yakni “Sherly” ciptaan Jack Marpaung, “Rap” ciptaan Andolin Sibuea, “To Love Somebody” ciptaan Robin Hugh Gibb/Barry Alan Gibb, “Nona Manis” ciptaan Ahmad Wahyu, “Di Aek Sibulbulon” ciptaan Marco Sitompul, dan “Deideng” ciptaan Taralamsyah Saragih.

Pada acara tersebut Feber Manalu juga mengumandangkan lagu “Gereja Tua” ciptaan Benny Panjaitan. Acara pun berakhir pukul 21.00 WIB setelah penampilan All Artis beserta para pengurus FPDHH membawakan kembali lagu kebanggaan yang melegenda dan mendunia “Aek Sibundong” ciptaan NN.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020

Acara Senandung Humbang Hasundutan tersebut sangat menghibur. Para artis tampil baik, memukau, dan penuh semangat membawakan berbagai lagu yang sangat dikenal masyarakat Batak. Di sela lagu yang dibawakan, mereka sering meneriakkan yel-yel “Hidup Kota Kosong”, “Hidup Koko”, “Koko Menang”, “Koko Pasti Menang”, “Pilih Kotak Kosong”, dan “Kotak Kosong Harus Menang”.

Mereka mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi, dan donasi yang diterima dari Janwar Lumban Gaol Rp 5 juta, Aduhot Simamora Rp 5 juta, JS Simatupang Rp 3 juta, Sadar Sinaga Rp 2 juta, Eben Sinaga Rp 1,5 juta, Hot Asi Simamora Rp 1 juta, Salmon Sihite Rp 1 juta, Barita Purba Rp 1 juta, Arnold Sihite Rp 1 juta, Mombang Sihite Rp 1 juta, Tiopan Smamora Rp 1 juta, Erick Patar H Simamora Rp 1 juta, dan lainnya. (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel