Gubernur Sumatera Utara H. Edy Rahmayadi: Melakukan Kunker ke Tarutung Melihat Kesiapan Menghadapi Pasien COVID-19

TARUTUNG, DNT News – Semua petugas medis atau kesehatan harus mengikuti ketentuan demi keselamatan. Direktur rumah sakit harus tegas. Kita harus bisa memaklumi keterbatasan saat ini. Namun saya optimis kita mampu untuk melalui kondisi sekarang. Jadi bukan saatnya untuk saling menyalahkan. Ini urusan kemanusian.

Hal ini dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H Edy Rahmayadi dalam kunker (kunjungan kerja), Selasa 31 Maret 2020, ke Tarutung. Gubernur tiba di Lapangan Serbaguna dengan menggunakan helikopter langsung meninjau fasilitas di RSUD Tarutung, terutama kesiapan sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam menghadapi pasien COVID-19.

Gubernur didampingi Ketua Tim Medis Satgas COVID-19 Dr Tuti melakukan simulasi singkat tentang pemakaian alat pelindung diri (ADP) bagi petugas kesehatan dan berharap agar dalam penanganan pandemi ini, daerah tetap berkoordinasi dengan pemerintah atasan.

Dia menjelaskan bahwa hingga saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Sumut kasus COVID-19 sebanyak 2.934 orang, sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat sebanyak 70 orang, Dua orang meninggal dan yang sembuh sudah 24 orang. PDP yang positif COVID-19 sudah bertambah menjadi 26 orang.

Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi dalam kunker meninjau RSUD Tarutung bersama Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi
Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Medis Satgas Dr Tuti menjelaskan kondisi Sumut terkait kasus COVID-19
Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi melakukan simulasi singkat tentang pemakaian alat pelindung diri (ADP) bagi petugas kesehatan

“Pesan saya, agar seluruh masyarakat mengikuti arahan Bupati termasuk social distancing dan cara hidup sehat. Apabila ada tanda-tanda dan gejala, suhu badan 38, langsung diberangkatkan saja pasiennya ke Medan. “Saya sudah siapkan fasilitas yang memadai. Salah satunya ada 49 room untuk pasien kondisi ringan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur H Edy Rahmayadi juga menyerahkan 100 unit alat rapid test kepada Bupati Taput dan 100 unit kepada RSUD Tarutung.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 155/April 2020

“Kita juga sedang memesan berbagai keperluan dan peralatan yang sulit didapat. Jadi harap maklum karena semua daerah se-Indonesia juga membutuhkan. Selain melambungnya harga, barang yang sangat dibutuhkan saat ini sangat langka. Saya berharap agar Pemerintah Daerah bersama Forkopimda memantau ketersediaan kebutuhan masyarakat seperti sembako. Jangan sampai melonjak,” jelasnya.

Kedatangan Gubernur Sumut H Edy Rahmayadi disambut Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi bersama Bupati Toba Ir Darwin Siagian, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni Agus Widodo, Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen MPsi, dan Kejari Taput Tatang Darmi SH MH.


Dalam peninjauan ke beberapa ruangan RSUD Tarutung, Bupati Taput menjelaskan kondisi yang sedang dihadapi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara termasuk minimnya fasilitas RSUD dan keterbatasan APD.

Kunker Gubernur diakhiri dengan pertemuan tertutup bersama 3 (tiga) Kepala Daerah yang hadir pada kesempatan tersebut. (MAR)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel