Ikatan Masyarakat Balige (IMB) Jakarta: Mendukung Ir. Poltak Sitorus, M.Sc dan Tonny Simanjuntak, S.E. Melakukan Perubahan di Kabupaten Toba

JAKARTA, DNT News – Selama lima tahun pemerintahan Darwin Siagian dan Hulman Sitorus, Kabupaten Toba mengalami kemunduran yang sangat masif dalam pembangunan. Secara gamblang dapat dilihat dari hampir semua infrastruktur jalan dan saluran lingkungan atau huta rusak tidak terjamah dalam 5 tahun ini. Kemana saja?

Hal inilah yang dipertanyakan dan dibahas Ikatan Masyarakat Balige (IMB) Jakarta dalam pertemuan dengan calon bupati Toba Ir Poltak Sitorus MSc yang digelar, Minggu 18 Oktober 2020 sore, di Lapo Mora Tabo, Jln Ciliman No 1, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan itu hadir 21 orang tetua, pengurus, dan anggota IMB Jakarta yakni Sihol Siagian, Benni Siagian, Eben Siagian, Hulman Sianipar, Charles Sianipar, Tengku Pardede, Dipa Pardede, Sain Tulus Sianipar, Tagor Simanjuntak, Vincent Silalahi, Soemarno Siahaan.

Selanjutnya, Pitua Simanjuntak, Monang Simanjuntak, Rommel Siahaan, Anna Siagian, Corry Pardede, Albert Pardede, Jekson Pardede, Parni Simanjuntak, Jainal Pangaribuan, dan Mulkan Pane.

Pertemuan IMB Jakarta dengan calon bupati Toba Ir Poltak Sitorus MSc, Minggu 18 Oktober 2020 sore, di Lapo Mora Tabo, Jln Ciliman No 1, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat

Menurut mereka, kota Balige, Laguboti, Porsea, dan kota-kota lainnya di Kabupaten Toba terlihat kotor tidak terurus dan tidak tertata. Bahkan kota Balige sendiri yang menjadi ibukota Kabupaten Toba mengalami banjir karena selokan dibiarkan tertutup sampah tanpa ada perhatian pemda.

Mereka juga mengungkapkan bahwa Kabupaten ​Toba telah kalah dari kabupaten pemekaran lainnya seperti Samosir dan Humbang Hasundutan. Kalau dibandingkan kabupaten induk yakni Tapanuli Utara kalah jauh khususnya dalam pembangunan infrastruktur.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 159/Oktober 2020

Untuk itulah kedepan IMB Jakarta menginginkan agar kepala daerah di Kabupaten Toba dari kaum millennial yakni pemimpin muda yang cerdas dan punya visi misi yang kuat dengan program kerja yang terukur. Disamping itu harus memiliki kemampuan mengatur manejemen pemerintahan dan kemampuan untuk memperjuangkan bantuan pemerintah pusat ke Kabupaten Toba.

Para peserta berpendapat bahwa pemimpin yang sudah berumur atau tua secara manusiawi sudah kurang memiliki kemampuan untuk memperjuangkan pembangunan di Kabupaten Toba. Gaya kepemimpinan orang berusia tua tidak akan mampu lagi menjawab gerak cepat untuk merespon kemajuan yang sangat cepat.


“Ini terbukti karena kepala daerah periode lalu didukung PDI-Perjuangan. Namun sekarang tidak didukung lagi karena kemungkinan PDI-Pejuangan melihat dia gagal membawa visi misi Presiden Jokowi untuk menjadikan Kabupaten Toba sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Oleh sebab itulah ​IMB Jakarta mendukung calon bupati Ir Poltak Sitorus MSc dan calon wakil bupati Tonny Simanjuntak SE pada Pilkada Kabupaten Toba yang akan digelar Rabu 09 Desember 2020 mendatang untuk melakukan perubahan menyeluruh di Kabupaten Toba.

IMB Jakarta juga meminta seluruh masyarakat Balige untuk bahu membahu mendukung dan memilih perubahan. “Kepada saudara/i yang di Bona Pasogit yang masih ragu-ragu, mari kita bersama-sama mendukung perubahan,” pungkas mereka. (TP)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel