Mr. Spirit Saut Sitompul, M.Si., CEM: Janganlah Menghakimi Agar Engkau Tidak Dihakimi

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); dan Mengabdi (kontribusi tinggi). Semangat! Semangaat! Semangaaat! Sehat dan tangguh. Apa kabar? Dasyat, Luar biasa. Yes, Yes, Yes… Boom.

Hal ini diserukan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, sebagai pesan etos terkait janganlah menghakimi agar engkau tidak dihakimi. “Tidak ada orang yang benar, tetapi yang ada adalah orang dibenarkan oleh Tuhan dengan penuh kasih mengampuni dosa-dosanya,” katanya.

Untuk itu harus menghindari menyampaikan berita buruk, negatif, dan kebencian kepada orang lain di media sosial. “Karena itu, hai manusia, siapa pun juga engkau yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab dalam menghakimi orang lain, engkau juga menghakimi dirimu sendiri,” ujarnya.

Ada orang oleh karena keterbatasan pengenalan dirinya, dia juga orang yang berdosa.  Dengan alasan pembenaran menurut pikiran dan kehendaknya sendiri, maka dengan mudahnya menyampaikan informasi di media sosial WA, FB, Twitter tentang kesalahan, sifat buruk seseorang, keluarganya, organisasinya, perusahaannya, dan lingkungan sekitarnya.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 168/Juli 2021
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 168/Juli 2021

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini mengatakan untuk menghindari menyampaikan informasi yang merusak mental diri sendiri dan pembaca lainnya karena informasi yang disampaikan bersifat provokatif.

“Mengajak orang lain membenci objek yang diinformasikan adalah merusak mental diri sendiri dan yang membaca. Ingatlah ketika engkau menghakimi orang lain, sama halnya dengan engkau menghakimi dirimu sendiri. Tidak ada hak menghakimi diberikan kepada kita. Sebab hakim yang memiliki kebenaran, absolut hanya Tuhan,” tegasnya.


Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini mengingatkan akan tugas untuk mengajak orang lain berbuat baik, mengampuni yang menghakimi, dan mencari perdamaian dengan dasar kasih bagi yang berselisih.

“Marilah setiap saat hidup kita dikuasai oleh kasih yang bersumber dari Tuhan, agar kita dimampukan menauladankan kasih dan perdamaian juga menjadi saluran berkat bagi semua orang. Selain itu mari kita latih diri menyampaikan informasi yang menguatkan iman dan membangun sikap mental positif,” imbuhnya.


Dia pun menambahkan bahwa hidup ini hanya sementara. Untuk itu harus memanfaatkan waktu yang dimiliki untuk membuat Tuhan tersenyum. Artinya apa yang dilakukan harus sesuai dengan kehendakNya.

“Selamat menyongsong bulan Juli 2021 dengan doa, kerja keras, sikap perdamaian, serta penuh SOS (Semangaat, Optimis, dan Sukacita). Silahkan kunjungi #Saut Sitompul Motivator Channel. Tersedia berbagai video motivasi dan inspirasi yang pasti bermanfaat bagi sahabatku. Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better). Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel