Mr. Spirit Saut Sitompul, M.Si., CEM: Milikilah Sifat Cinta Kasih Ubah Sifat Gengsi Menjadi Cinta Kasih

JAKARTA, DNT News – Siapa kita? Profesional yang memiliki 3M: Mau (karakter mulia); Mampu (kompetensi unggul); dan Mengabdi (kontribusi tinggi). Semangat! Semangaat! Semangaaat! Sehat dan tangguh. Apa kabar? Dasyat, Luar biasa. Yes, Yes, Yes… Boom.

Hal ini diserukan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, sebagai pesan etos terkait milikilah sifat cinta kasih dengan mengubah sifat gengsi menjadi cinta kasih. “Biarkanlah cinta kasih mengalahkan gengsi pribadi,” katanya.

Disampaikannya, pesan memaknai bahasan ini dasarnya bukan IQ (Intellectual Quotient) kecerdasan intelektual tetapi SQ (Spiritual Quotient) kecerdasan spiritual. Tanpa disadari ada dua sifat dominan orang tua terhadap anak yakni gengsi/harga dan cinta kasih.

“Waspadalah. Orang tua yang dominan memiliki gengsi/harga dalam dirinya terhadap anak, cenderung mudah terganggu perasaannya. Misalnya ketika dibantah anak atau lambat melakukan perintahnya, bisa keluar kalimat ‘Aku orang tua mu! Hormati dong orang tua mu!’,” ujarnya.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 175/Februari 2022
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 175/Februari 2022

“Sebaliknya, jika orang tua dominan memiliki cinta kasih dalam dirinya terhadap anak, maka apapun sikap anaknya akan sabar dan penuh kasih membimbingnya. Ketika anak membantah, orang tua diam dan tenang dengan tetap mengasihinya. Orang tua memberi nasehat atas koreksi sifat anaknya, ketika anaknya dalam keadaan tenang dan disampaikan empat mata,” sambungnya.

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang merupakan Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini menyampaikan bahwa orang tua yang memiliki sikap cinta kasih adalah karena sadar bahwa setiap anak adalah titipan Tuhan yang hendaknya dididik dengan penuh cinta kasih. Orang tua sadar bahwa dirinya adalah gambaran sifat Tuhan yang nyata di hadapan anaknya.


“Mari belajar, mari berubah. Kita ubah sifat gengsi menjadi sifat cinta kasih. Hati kita pun damai dan anak kita pun kelak akan melakukan hal yang sama ke depan,” imbuhnya.

Dalam realitas hidup, tidak selalu keadaan terjadi sesuai yang dikehendaki. Jika tak sesuai dengan kehendak, maka solusinya adalah berjuang menyikapi dengan positif. Sebab bukan keadaan yang membuat positif, tetapi diri sendiri yang menyikapi keadaan itu dengan optmis dan berpengharapan.


Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini mengingatkan para sahabat orang tua terkasih bahwa jika berdoa, meniatkan, dan membiasakan maka pasti bisa. Salam hormat pun disampaikan untuk sahabat para orang tua dengan bahagia, semangat, dan sukacita.

“Mari kita sambut bulan Februari 2022 dengan penuh SOS (Semangat, Optimis, dan Sukacita). Selamat beraktivitas penuh sukacita dan gembira. Silahkan kunjungi #Saut Sitompul Motivator Channel. Tersedia berbagai video motivasi dan inspirasi yang pasti bermanfaat bagi sahabatku. Salam Etos: BHB (Bigger, Higher, Better). Semakin Besar, Semakin Tinggi, dan Semakin Baik,” pungkasnya. (YAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel