Mr. Spirit Saut Sitompul, MSi, CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional: Etos Kerja Unggul Akar Kesuksesan Karyawan dan Perusahaan

JAKARTA, DNT News – Jika ingin mendapatkan buah pohon yang banyak, rawatlah akarnya. Jika ingin perusahaan atau institusi sukses dan unggul, perkuatlah etos kerja karyawan. Delapan Etos Kerja Profesional sangat fundamental dan mutlak diterapkan jika ingin karyawan produktif dan perusahaan unggul.

Kutipan ini disampaikan Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Ethos Master dan Motivator Nasional, terkait “Etos Kerja Unggul Akar Kesuksesan Karyawan dan Perusahaan”.

Dikatakannya, terdapat lima alasan mengapa delapan Etos Kerja Profesional mutlak diterapkan di perusahaan. Pertama, manusia itu homo faber (naturalnya adalah bekerja). Kedua, karyawan yang sukses luar biasa pasti karena memiliki etos kerja unggul. Ketiga, hasil studi hanya 8 persen karyawan memiliki komitmen total dan 92 persen biasa-biasa saja. Keempat, studi ‘Harvard Business Review’ bahwa 68 persen pelanggan pergi karena sikap karyawan mengecewakan. Kelima, EF Schumacher (Small is beautiful) menyebutkan kesuksesan 20 persen dipengaruhi kompetensi dan 80 persen karena perilaku etos kerja positif.

“Dari ke-lima fakta tersebut, jelaslah betapa fundamental dan pentingnya Etos Kerja Unggul ditingkatkan baik karyawan secara individu maupun kolektif,” katanya.

Menurutnya, pelatihan dan penguatan delapan Etos Kerja bagi karyawan mempunyai manfaat utama untuk meningkatkan kompetensi unggul, memperkuat karakter mulia dan tangguh, meningkatkan pengaruh kharisma, serta meningkatkan kinerja.

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM yang juga Ketua Dewan Pendiri “International Motivator Association Indonesia” (IMAS) ini mengingatkan, dalam membangun perusahaan, para pimpinan tidak cukup fokus peningkatan kompetensi karyawan. “Sebab fakta berbicara, ada karyawan yang pintar tetapi dalam melakukan pekerjaan dan pencapaian target tidak berhasil,” tegasnya.

Dicontohkannya, perusahaan di Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan China maju dan berkembang karena masyarakatnya memiiki Etos Kerja Unggul. Seorang artis Amerika dan Korea Selatan memiliki kompetensi bernyanyi yang sangat tinggi, tetapi karena lemah karakternya mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU Edisi 129/Februari 2018

Mr Spirit Saut Sitompul MSi CEM, Pendiri dan Ketua “Arete Event Organizer” ini menawarkan kepada seluruh perusahaan dan institusi pemerintahan delapan Etos Kerja Unggul dengan dasar pemikiran, jika seluruh anak bangsa yang bekerja memiliki Etos Kerja Unggul, maka bangsa pasti sejahtera, unggul, dan besar.

Dijelaskannya, apa pun pekerjaan, jabatan, profesi, bisnis, bidang usaha teruslah perkuat kesadaran melalui pelatihan yang berkelanjutan atas delapan Etos Kerja Unggul. Etos 1: Kerja adalah RAHMAT (Aku Bekerja Ikhlas Penuh Rasa Syukur). Etos 2: Kerja adalah AMANAH (Aku Bekerja Benar Penuh Tanggung-Jawab). Etos 3: Kerja adalah PANGGILAN (Aku Bekerja Tuntas Penuh Integritas). Etos 4: Kerja adalah AKTUALISASI (Aku Bekerja Keras Penuh Semangat). Etos 5: Kerja adalah IBADAH (Aku Bekerja Serius Penuh Kecintaan). Etos 6: Kerja adalah SENI (Aku Bekerja Cerdas Penuh Kreativitas). Etos 7: Kerja adalah KEHORMATAN (Aku Bekerja Tekun Penuh Keunggulan). Etos 8: Kerja adalah PELAYANAN (Aku Bekerja Sempurna Penuh Kerendahan Hati).

“Percaya dan yakinlah, jika melakukan Etos Kerja Unggul maka kompetensi, karakter, kharisma, dan kinerja akan meningkat. Marilah kita sambut bulan Februari 2018 ini dengan penuh SOS. Semangat, Optimis dan Sukacita. Salam Etos: Bigger, Higher, Better,” pungkasnya. (HT)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel