Nelson P. Sitompul, S.E., M.M.: Tugu Na Mangolu Yayasan Putra Putri Sitompul Indonesia Membangun dan Menyiapkan Sumber Daya Manusia Sebagai Dasar Perkembangan Dunia Berkelanjutan

SIATAS BARITA, DNT News – Sebagai orang Batak, hampir semua marga mempunyai atau membangun tugu leluhur di kampung halamannya. Tugu itu menjadi monumen kebanggaan yang diharapkan dapat mempersatukan, memanggil, dan mengumpulkan semua keturunannya dari mana dan di mana pun untuk pulang melihat kampung.

Hal ini dikatakan Pendiri dan Ketua Pembina YAPPSI (Yayasan Putra Putri Sitompul Indonesia) Nelson P Sitompul SE MM pada acara “Doa Bersama Pendirian YAPPSI” yang digelar Jumat 16 Agustus 2019 mulai pukul 10.00 WIB, di Area Tugu Raja Toga Sitompul, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara.

“Tentu tugu itu hanya berupa bangunan fisik untuk dikenang, yang tidak bergerak, dan tidak berkembang. Sementara dunia terus berkembang, kemajuan zaman semakin pesat, dan teknologi semakin maju. Apakah keturunannya tetap diam seperti tugu itu?” katanya sambil bertanya.

Menurut hemat Penasihat Hatopan Raja Sitompul Se-Jabodetabek Banten ini, yang harus dipikirkan bagaimana keturunannya bisa turut berkembang seiring kemajuan zaman. “Kemajuan di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya haruslah bisa diikuti dan dirasakan oleh semua keturunannya. Kelak sampai pada cita-cita akhir yaitu tercapainya kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Suasana kebaktian pada “Doa Bersama Pendirian YAPPSI” Jumat 16 Agustus 2019, di Area Tugu Raja Toga Sitompul, Desa Sitompul, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara
Dari ka-ki: para pendiri YAPPSI memberikan kata sambutan Nelson P Sitompul SE MM, Dr Hulman Sitompul SPOG, Saut Sitompul, Romwel Sitompul, dan Ir Yudi Sari Sitompul
Dengan penuh kekeluargaan dan sukacita diabadikan para tetua keturunan Raja Toga Sitompul bersama Panitia Lokal dan Panitia Jakarta pada “Doa Bersama Pendirian YAPPSI”

Untuk itu beberapa penggerak dari marga Sitompul membuat rencana jangka panjang untuk kemajuan semua keturunan Raja Toga Sitompul di mana pun berada yang diharapkan dapat lebih berperan dalam pembangunan bangsa.

“Membangun dan menyiapkan sumber daya manusia sebagai dasar perkembangan dunia yang sifatnya berkelanjutan, terus berkembang, tidak diam, tidak berhenti dalam periode tertentu, dan selalu ada sepanjang masa untuk kita. Untuk memuliakan nama Tuhan. Inilah ‘Tugu Na Mangolu’ Yayasan Putra Putri Sitompul Indonesia (YAPPSI),” serunya.

Para kaum ibu yang datang dari berbagai daerah dengan penuh persaudaraan dan sukacita menyumbang lagu untuk menghibur hadirin pada “Doa Bersama Pendirian YAPPSI”
Suasana hiburan yang sukses dan meriah dengan kehadiran artis top Style Voice dari Jakarta mampu menyemarakkan suasana dan membangkitkan semangat seluruh hadirin
Seluruh hadirin dengan rasa haru seakan tidak mau berpisah menyanyikan lagu “O Tano Batak” sambil melambaikan tangan pada penutupan “Doa Bersama Pendirian YAPPSI”

Para pendiri YAPPSI terdiri dari Nelson P Sitompul SE MM, Dr Hulman Sitompul SPOG, Jansen Sitompul SE SH, Ir Sarda Sitompul, Saut Sitompul, Romwel Sitompul, Ardin Sitompul, Natan Sitompul SE, Husor P Sitompul, Pardamean Sitompul, Drs Saut Sitompul MSi CEM, Yones Mangihuttua Sitompul SH, Jane Odorlina Sitompul, Ir Yudi Sari Sitompul, Posma Ramos Sitompul, Lewis Efraim Sitompul, TSP Sitompul, Drs Hendrik H Sitompul MM, Bukit Sitompul SH, Samuel Sitompul, Einar Martahan Sitompul, Drs Tagor Sitompul, dan Hasudungan Parningotan Sitompul.

Doa Bersama itu dipandu MC Ir Sarda Sitompul. Acara peresmian YAPPSI ditandai dengan pelepasan puluhan balon ke udara secara bersama-sama oleh Pendeta, Pendiri, Pembina, Ketua Dewan Pengurus, Ketua Panitia Lokal, Perwakilan Marompu-ompu, dan Pemerintah Setempat.


Dewan Pengurus YAPPSI diketuai Jansen Sitompul SE SH, Wakil Ketua Radot Breins Pandapotan Sitompul ST, Wakil Ketua Alpino Detech Sitompul, Sekretaris Mexon Sitompul, Bendahara Lasmaria br Simanjuntak, dan Wakil Bendahara Jane Odorlina br Sitompul. Selain ini yayasan ini juga dilengkapi dengan Dewan Pembina dan Dewan Pengawas.

Doa Bersama tersebut berlangsung sukses dan meriah berkat hadirnya keturunan Raja Toga Sitompul dari berbagai kota di Indonesia. Kehadiran artis top Style Voice mampu menghangatkan suasana dengan berbagai tembang Batak, artis Taput Mencari Barat (TMB), dan lainnya.

Acara berakhir sore hari pukul 16.30 WIB dengan doa penutup dipanjatkan Pdt Ridoi Batubara STh MPdk. Para hadirin dengan rasa haru seakan tidak mau berpisah menyanyikan lagu “O Tano Batak” dan pulang dengan penuh sukacita. (TON)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel