Persatuan Artis Batak Indonesia: Gelar Live Streaming YouTube TV PARBI Bertajuk Lebih Dekat Dengan Pemenang PARBI AWARDS 2021

BEKASI, DNT News – PARBI merupakan satu wadah bagi para pelaku seni musik Batak. Di masa pandemi hingga saat ini tantangan bagi para pelaku seni terasa sekali dan sangat berat dalam mencari nafkah. Untuk melanjutkan kehidupan dengan inilah kita lakukan acara live streaming untuk menghibur pemirsa yang rindu dengan lagu Batak sekaligus meningkatkan imunitas tubuh.

Hal ini dikatakan Ketua Umum Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI) H Andi Situmorang pada pagelaran Live Streaming YouTube TV PARBI bertajuk “Lebih Dekat Dengan Pemenang PARBI AWARDS 2021, Minggu 31 Januari 2021 mulai pukul 19.00 WIB yang disiarkan langsung dari Studio PARBI, Kawasan Jakasampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. “Dengan adanya program ini, para anggota sepertinya tidak ada masalah dan enjoy saja dengan melakukan kegiatan menyanyi sebagaimana biasanya. Program live streaming ini seperti tempat pelampiasan bagi pelaku seni Batak,” katanya.

Penasehat PARBI Nelson P Sitompul SE MM mengatakan ketika memberikan nasehat kepada Ketua Umum PARBI tidak sekedar nasehat namun harus bisa menjelaskan bagaimana cara melaksanakannya. “Itulah yang kita berikan sebagai Penasehat PARBI selama ini. Jadi tidak sekedar Penasehat saja,” katanya.

Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan NPS ini merupakan traveller yang sudah mengunjungi berbagai tempat bersejarah dan objek wisata spiritual terkenal di berbagai belahan dunia termasuk ziarah ke makam komposer besar dunia seperti Ludwig van Bethoven dan Wolfgang Amadeus Mozart di Wina Austria, Johann Sebastian Bach di Leipzig Jerman, dan George Frideric Handel di London Inggris ini mengaku tidak bisa bernyanyi dan tidak bisa menciptakan lagu. “Itu saya lakukan hanya karena kecintaan saya terhadap musik. Kalau menyair boleh lah. Sudah bakat sejak SMA dari orang tua tahun 1940-an yang bisa hawaian dan bisa musik dengan suara yang jago untuk bernyanyi,” katanya.

Talkshow host Deasy Natalina Sitorus dengan Ketua Umum PARBI H Andi Situmorang
Talkshow host Deasy Natalina Sitorus dengan Penasehat PARBI Nelson P Sitompul SE MM
Rafael Sitorus Sang Peraih PARBI AWARDS 2021 membawakan lagu “Tinggal Kenangan” ciptaannya bersama Hendrik Simbolon

Pada acara itu secara panjang lebar dilakukan kupas tuntas mengenal lebih dekat dengan pemenang PARBI AWARDS 2021 yakni Rafael Sitorus dan Style Voice dengan personil Willy Hutasoit, Eduard Panjaitan, dan Natanael Silaban. Seluruh perjalanan karier mereka dari awal dan prestasi yang diperoleh dibahas dalam sebuah dalam talkshow bersama host yang penuh persahabatan dan sukacita.

Live Streaming YouTube “Lebih Dekat Dengan Pemenang PARBI AWARDS 2021” berlangsung dengan sponsor utama Yayasan Nelson Pandapotan Sitompul (Yayasan NPS). Acara dipandu Host Deasy Natalina Sitorus penyanyi musik pop yang pernah mengikuti audisi “Indonesian Idol” di RCTI hingga 50 besar pada musim pertama tahun 2004 dan “Dreamgirls” di Global TV hingga posisi 4 besar.

Style Voice Sang Peraih PARBI AWARDS 2021 membawakan lagu “Tondi Tondiku” ciptaan Herbert Aruan
Lentera Trio kompak mengumandangkan “Dos Do Nakkokna” ciptaan Iran Ambarita dan lainnya
Nixon Simanjuntak vocal tinggi menyanyikan “Anak Medan” ciptaan Freddy Tambunan dan lainnya
Putri Silitonga suara merdu penuh haru menyajikan “Boru Buha Baju” ciptaan Ir Richard Sianturi dan lainnya

Acara dibuka dengan penampilan Lentera Trio personil Romandus Tinambunan, Parman Tinambunan, dan Rafly Tinambunan dengan kompak mengumandangkan “Dos Do Nakkokna” ciptaan Iran Ambarita dan “Holan Alani Arta Do” ciptaan Maringan Sianturi. Penampilan kedua dengan energik mereka menyajikan “Pariban Dari Jakarta” ciptaan Suryanto Siregar.

Setelah itu muncul Nixon Simanjuntak personil Lamtama Trio dengan vocal tinggi dan mantap menyanyikan “Anak Medan” ciptaan Freddy Tambunan dan “Basa-Basa Na Sian Tuhan” ciptaan Bob Ben Tambunan. Penampilan kedua dengan penuh penghayatan menyuguhkan “Buni di Ate-ate” ciptaan Dakka Hutagalung dan sebuah lagu yang merupakan pesan agar selalu waspada bagi yang mau melanjutkan studi.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 163/Februari 2021
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 163/Februari 2021

Penyanyi solo wanita Putri Silitonga dengan suara merdu penuh haru menyajikan “Boru Buha Baju” ciptaan Ir Richard Sianturi dan “Uju Ni Ngolu Kon” ciptaan Denny Siahaan. Penampilan kedua, dia mengumandangkan “Ho Do Rokkap Hu” ciptaan Tagor Pangaribuan dan lagu yang menempatkannya menduduki peringkat ketiga viewers tertinggi “Nunga Adong Nampuna Ahu” ciptaan Dompak Sinaga.

Kemudian tampil Rafael Sitorus Sang Peraih PARBI AWARDS 2021 Kategori Penyanyi (Content YouTube yang Di-Upload Sebelum Tahun 2020) membawakan lagu yang menempatkannya menjadi juara “Tinggal Kenangan” ciptaan Rafael Sitorus & Hendrik Simbolon.


Selanjutnya Style Voice Sang Peraih PARBI AWARDS 2021 Kategori Penyanyi (Content YouTube yang Di-Upload Selama Tahun 2020) live performance yang sangat luar biasa seakan tak habis-habisnya menghibur pemirsa disuguhkan pada enam penampilan dengan membawakan sembilan lagu.

Penampilan pertama mereka membawakan lagu “Mabiar Au Marsirang” ciptaan Robert Marbun. Penampilan kedua dengan lagu “Marparbue Do Lojami” ciptaan Robert Pakpahan dan “Annisa Boru Panggoaranki” ciptaan Bakhtiar Ahmad Sibarani. Penampilan ketiga dengan lagu “Pahabang Losung” ciptaan Willy Hutasoit dan “Marimpola Do Inang” ciptaan Mangatas Pasaribu.


Penampilan keempat muncul dengan lagu “Rap” ciptaan Andolyn Sibuea dan lagu yang menempatkannya menjadi juara dengan lagu “Tondi Tondiku” ciptaan Herbert Aruan. Penampilan kelima menyajikan lagu menggambarkan perasaan orang tua kepada putrinya yang dipersembahkan kepada masyarakat Batak di California dan Colorado. Penampilan keenam sebagai nomor pamungkas mereka mempersembahkan special song untuk Penasehat PARBI Nelson P Sitompul SE MM “Holong Na So Tarputik” ciptaan Willy Hutasoit.

Live Streaming YouTube “Lebih Dekat Dengan Pemenang PARBI AWARDS 2021” berhasil sukses dan menghibur pemirsa selama 4 jam. Para artis diiringi pemusik handal terdiri dari Rafael Sitorus (keyboardist), Jean Butarbutar (saxaphone), dan Fiman Sinaga (gitaris). (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel