Satika Simamora, S.E., M.M.: Bisa Bernafas Lega Karena UMKM itu Seperti Nyawa Saya

TARUTUNG, DNT News – Melalui Dekranasda Taput, sejak kepemimpinan Bupati Drs Nikson Nababan MSi, saya sebagai istri turut mendampingi dan membantu pengembangan UMKM. Hati saya seperti tertaut disana. Saya mendampingi mereka dari awal, memberikan inovasi dan kreativitas untuk UMKM. Bagaimana produk mereka tidak hanya dipakai secara lokal.

Hal ini dikatakan Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Satika Simamora SE MM pada pameran hasil produk untuk membangkitkan UMKM yang digelar selama 3 hari, Kamis-Sabtu 04-06 Maret 2021, di Sopo Partukkoan, Tarutung. “Ini telah gelar sebanyak 3 kali UMKM bersama PDI-Perjuangan. Ini sangat membantu pelaku UMKM,” katanya.

Dengan upaya keras, ini berhasil. Produk UMKM Taput mulai dilirik di tingkat nasional maupun dunia internasional khususnya produk ulos mulai digunakan di dunia fashion, seperti Jakarta Fashion Week dan Internasional Fashion Week.

Disampaikannya, UMKM sempat sangat terpuruk di era pandemi Covid-19. Segala upaya ditempuh untuk kembali menggeliatkan UMKM di Taput. Setiap hari pihaknya memikirkan bagaimana agar bisa bangkit dan terus merangkak maju di tengah keterpurukan membantu upaya yang juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

Cover Depan DALIHAN NA TOLU
Edisi 164/Maret 2021
Cover Belakang DALIHAN NA TOLU
Edisi 164/Maret 2021

“Kita telisik satu persatu, produk apa yang bisa diluncurkan di tengah pandemi ini. Pertama saya memikirkan apa yang menjadi kebutuhan di tengah pandemi, seperti masker. Bagaimana menciptakan masker melalui pelaku UMKM Taput? Apa produk andalan Taput yang sebagian besar penduduknya bergerak disana?” ujarnya.

“Ulos. Saya berpikir bagaimana masker bisa terbuat dari ulos dengan kemasan yang menarik tetap aman dipakai. Saya tawarkan ke UMKM dan permintaan banyak mengalir. Selanjutnya, jaket modis yang bahannya terbuat dari ulos juga menjadi produk yang banyak dilirik. Menarik, modern, enak dipakai dan tetap dari bahan ulos menjadi salah satu hasil produksi UMKM,” sambungnya.


Pada akhir arahannya, Satika Simamora SE MM mengatakan bahwa UMKM Taput mulai bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19, perlahan tapi pasti bisa bangkit kembali. Segala upaya tetap dilakukan Pemkab Tapanuli Utara, Dekranasda, para pelaku UMKM, dan PDI-Perjuangan bersinergi untuk membangkitkan UMKM Taput. Melalui Koperasi Produsen Mega Gotong Royong Jaya yang baru di-launching memiliki harapan besar ketika bersinergi nantinya dengan aplikasi penjualan online yang akan diciptakan Dinas Kominfo Taput.

“Sedikit demi sedikit telah berbuah. UMKM Taput hampir berdiri tegak kembali. Para petenun tetap bergerak maju dengan segala kreativitasnya. Saya bisa bernafas lega. Saya bisa tersenyum karena mereka adalah hidup saya, nafas saya. Saya bisa bahagia ketika mereka bahagia,” pungkasnya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel