Wakil Bupati Tapanuli Utara: Sosialisasikan Perbup Nomor 40 Tahun 2020 Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan

TARUTUNG, DNT News – Tujuan Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2020 ini dikeluarkan untuk mengatur kita semua dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, memberikan perlindungan dari penyebaran dan penularan, dan meningkatkan peran serta masyarakat di Tapanuli Utara.

Hal ini dikatakan Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat SH mewakili Bupati Drs Nikson Nababan MSi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung ketika memimpin rapat “Sosialisasi Peraturan Bupati Tapanuli Utara Tahun 2020” tentang Pedoman Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Senin 31 Agustus 2020, di Ruang Martua Balai Data Kantor Bupati, Tarutung.

“Ini merupakan tindaklanjut dari Instruksi Presiden dan Peraturan Gubernur Sumatera Utara. Kondisi penyebaran Covid-19 saat ini sudah mengkhawatirkan, perlu ekstra hati-hati, dan perlu disiplin. Kita tidak mau korban terus bertambah,” katanya.

Rapat tersebut juga dihadiri beberapa pimpinan OPD, para Camat, serta beberapa Kepala Desa dan Lurah. Wakil Bupati menjelaskan point-poin yang merupakan kewajiban masyarakat perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum, serta sanksi bagi yang melanggar kewajibannya berupa teguran lisan maupun tertulis, kerja sosial, hingga denda administratif sebesar Rp 150.000,-

Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat SH memimpin rapat “Sosialisasi Peraturan Bupati Tapanuli Utara Tahun 2020”

Disampaikannya, pihaknya harus terlebih dahulu mensosialisasikan Perbup ini sehingga diketahui masyarakat luas. Diharapkan semua yang hadir saat ini menindaklanjutinya. Satpol PP sebagai koordinator tim bersama TNI-Polri harus kerja keras untuk menegakkan Perbup ini sehingga benar-benar diterapkan.

“Harus tegas. Para camat lakukan sosialisasi dengan para Kepala Desa dan Lurah untuk disampaikan kepada warga. Tugas kita semua untuk selalu mengingatkan masyarakat agar menerapkan SOP kesehatan. Salah satunya untuk selalu pakai masker. Kita libatkan para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama serta unsur masyarakat lainnya. Kita sosialisasikan ‘Wajib 4M’ kepada masyarakat. Wajib Memakai Masker, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan,” ujarnya.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 158/September 2020

Wakil Bupati mengingatkan agar semua ASN yang melakukan perjalanan dinas dari luar kabupaten, wajib melakukan rapid test dan semua perkantoran harus tetap melakukan SOP Kesehatan.

Dijelaskan juga perlunya melakukan evaluasi ulang terhadap tempat wisata dan pelaksanaan pesta adat pernikahan, penguburan, serta pesta adat lainnya. “Semua harus tegas dalam menerapkan SOP. Ini menyangkut tugas kemanusiaan. Para Camat harus tegas dalam pelaksanaan protokol kesehatan di tempat masing-masing. Saya melihat ada sebagian orang menganggap bahwa New Normal ini seakan-akan sudah bebas dari Covid-19,” jelasnya.


Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat SH menambahkan bahwa Pemkab Tapanuli Utara juga sudah menetapkan penundaan pembelajaran dengan tatap muka. Pembelajaran siswa masih melalui daring dan luring. Tidak ada satu pun sekolah yang melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka.

“Camat harus turut monitoring hal ini. Pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan apabila kita sudah dalam kondisi zona hijau. Kita boleh cemas namun tidak boleh panik karena akan mengurangi imun tubuh. Kita harus bergerak bersama-sama demi melindungi masyarakat kita dari penyebaran Covid ini,” pungkasnya. (AAN)

Komentar (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (0)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel