Yayasan Pencinta Danau Toba: Gelar Syukuran Atas Tugas Panggilan Baru Pdt Gomar Gultom MTh Sebagai Ketua Umum PGI

JAKARTA, DNT News – Kami menyambut dengan senang hati kehadiran Pdt Gomar Gultom MTh di Kantor YPDT, Jln Mesjid Bendungan, Cililitan, Jakarta Timur. Kami menyampaikan selamat atas jabatan pelayanan yang baru sebagai Ketua Umum PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia).

Hal ini dikatakan Ketua Umum YPDT (Yayasan Pencinta Danau Toba), Drs Maruap Siahaan MBA, ketika menggelar Syukuran, Jumat 31 Januari 2020, di Sekretariat YPDT, atas tugas panggilan baru Pdt Gomar Gultom MTh sebagai Ketua Umum PGI sesuai Keputusan Sidang Raya PGI pada akhir tahun 2019 yang lalu. Pdt Gomar Gultom MTh adalah Wakil Ketua Pengawas YPDT.

Pada jamuan makan bersama itu, didahului dengan pemberian “dengke upa-upa” dari YPDT sebagai simbol syukuran dan sekaligus permohonan kepada Tuhan kiranya Pdt Gomar Gultom MTh dapat merealisasikan tugas dan panggilan sebaik-baiknya. YPDT mendukung pelayanannya sebagai ketua umum dari lembaga gerejawi aras nasional terbesar di Indonesia.

Selain Ketua Umum YPDT Drs Maruap Siahaan MBA, para orangtua/natuatua yang hadir turut menyampaikan dengke upa-upa itu, antara lain Laksma (Purn) Bonar Simangunsong, Panusunan Simanjuntak, Drs Saut Poltak Tambunan, dan Harli Sibarani.

Cover Depan Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 153/Februari 2020
Cover Belakang Majalah DALIHAN NA TOLU
Edisi 153 Februari 2020

Turut hadir dalam acara tersebut Ir Sintong M Tampubolon (Ketua Umum BATAK CENTER), Drs Jerry R Sirait (Sekretaris Pengawas YPDT), Mardi FN Sinaga (Ketua Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif YPDT), Pdt Marihot Siahaan STh (Sekretaris YPDT), Arta Peto Sinamo (Sekretaris YPDT), Jhohannes Marbun SS MA (Sekretaris Eksekutif YPDT), Boy Siahaan (Humas YPDT), dan Try Sarmedi Purba (Tim Litigasi YPDT). Serta pegiat program Gerakan Cinta Danau Toba (GCDT) di antaranya Berlin Situngkir, Deacy Maria Lumbanraja, Tiomora Sitanggang, Joyce Sitompul br Manik, Hojot Marluga, Susi Rio br Panjaitan, Rosalyna br Siahaan, dan Mikhael Sinaga.

Dalam sesi percakapan, selain sejumlah harapan ada pula unek-unek yang muncul antara lain lalainya gereja, lembaga gerejawi, dan lembaga keumatan melakukan pengkaderan. “Pangkaderan di GMKI tidak seperti dulu lagi. Yayasan Bina Darma tidak sekuat dulu. Selain itu soliditas serta solidaritas gereja dan umat Kristen perlu digalakkan. Energi positif warga gereja tampaknya tidak ada yang menghimpun,” begitu pendapat peserta yang diakui Pdt Gomar Gultom MTh bahwa warga gereja yang maju belum tentu melewati pengkaderan oleh gereja.


Drs Jerry R Sirait Sekretaris Pengawas YPDT dan Sekjen BATAK CENTER mengatakan sewaktu masih muda pernah menggumuli soal pengkaderan ini. Bahkan pernah aktif di Pusat Penyiapan Kader Oikumene PGI yang konon kabarnya masih aktif sampai saat ini, tapi prioritasnya para pendeta. Padahal semula pengkaderan itu disediakan untuk kaum muda gereja.

“Kita berharap kiranya PGI dan gereja-gereja di Indonesia semakin kompak untuk turut serta membangun tubuh Kristus dan memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dekadensi moral yang terjadi di beberapa daerah hendaknya tidak luput dari perhatian PGI dan para sinode gereja. Sudah amat merisaukan!” pintanya.


Pdt Gomar Gultom MTh merespon semuanya seraya mengaku keterbatasan PGI. PGI bukan komandannya gereja-gereja anggota maupun PGIW. PGI secara rutin per bulan mengadakan pertemuan dengan lembaga gerejawi aras nasional lainnya seperti PGPI, PGLII, KWI, Baptis, GMAHK, Bala Keselamatan, Orthodox, dan lainnya.

“PGI akan bekerjasama dengan lembaga yang memihak pada rakyat dan turut serta memperjuangkan kasih, keadilan, perdamaian, dan keutuhan ciptaan seperti YPDT dan BATAK CENTER. Tentu MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia) sebagai ormas di bidang sosial kemasyarakatan ada berada dalam kebersamaan dengan PGI dan lembaga gerejawi, sinode gereja, dan lembaga keumatan/ormas Kristen lainnya. Memang ada ormas yang datang ke PGI dan diterima MPH PGI tetapi belum tentu passionnya senafas dengan PGI,” pungkasnya. (YAN)

Keterangan Gambar Atas:
Ketua Umum YPDT Drs Maruap Siahaan MBA beserta para orang tua memberikan “dengke upa-upa” sebagai simbol syukuran dan permohonan kepada Tuhan kiranya Pdt Gomar Gultom MTh dapat merealisasikan tugas dan panggilan sebaik-baiknya

Komentar (1)

One Comment on “Yayasan Pencinta Danau Toba: Gelar Syukuran Atas Tugas Panggilan Baru Pdt Gomar Gultom MTh Sebagai Ketua Umum PGI”

  1. Apakah pimpinan HKBP tidak mempunyai pakaian nuansa religi sehingga penampilan beliau tidak ubahnya hanya pemimpin perusahaan nuansa duniawi….penampilan ini selalu memunculkan imajinasi kurang sakral sehingga terpaksa saya ungkapkan isi pikiran ini. Salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook Comments (1)

Disqus Comments (0)

Specify a Disqus shortname at Social Comments options page in admin panel